Huawei resmi menggebrak pasar smartphone global dengan peluncuran seri Pura 70, yang menandai transformasi besar dari lini seri P sebelumnya. Varian tertinggi, Huawei Pura 70 Ultra, langsung mencatatkan rekor baru sebagai ponsel dengan kualitas kamera terbaik di dunia menurut penilaian laboratorium independen DXOMARK di Prancis.
Berdasarkan hasil pengujian yang dirilis minggu ini, Huawei Pura 70 Ultra meraih skor total 163 poin. Pencapaian ini melampaui pemegang rekor sebelumnya, Honor Magic6 Pro yang meraih 158 poin, serta mengungguli kompetitor utama seperti iPhone 15 Pro Max dan Oppo Find X7 Ultra dengan selisih poin yang signifikan.
Inovasi utama yang menjadi sorotan adalah mekanisme kamera retractable atau lensa yang dapat menyembul secara fisik pada sensor berukuran satu inci. Teknologi ini memungkinkan perangkat mempertahankan bodi yang ramping namun tetap mampu memberikan performa optik maksimal serta bukaan variabel f/1.6 hingga f/4.0 saat digunakan untuk memotret.
Di sisi dapur pacu, perangkat ini ditenagai oleh chipset Kirin 9010 yang dikembangkan secara mandiri dengan arsitektur pemrosesan mutakhir. Huawei juga menyematkan fitur komunikasi satelit generasi terbaru dan kaca pelindung Kunlun Glass yang diklaim memiliki ketahanan benturan hingga 100 persen lebih kuat dibandingkan generasi terdahulu.
Sementara itu, persaingan di segmen ponsel lipat juga memanas seiring munculnya bocoran spesifikasi Samsung Galaxy Z Fold 6. Analis industri Ross Young mengungkapkan bahwa Samsung kemungkinan akan memperkenalkan desain bingkai titanium yang lebih tipis dan ringan pada acara Galaxy Unpacked yang dijadwalkan berlangsung Juli mendatang.
Meskipun telah tersedia di pasar China dengan harga mulai 9.999 Yuan atau sekitar Rp22 juta, ketersediaan resmi untuk pasar Indonesia masih menunggu konfirmasi lebih lanjut. Kehadiran seri Pura 70 diprediksi akan mengubah peta persaingan smartphone ultra-premium, terutama bagi pengguna yang memprioritaskan kemampuan fotografi mobile.