Pameran otomotif Beijing Auto Show 2026 resmi dibuka sejak 24 April 2026 dengan menampilkan deretan inovasi kendaraan listrik (EV) terbaru dari berbagai produsen global. Brand premium di bawah Chery Group, Lepas, memperkenalkan model SUV listrik E4 dan E6 yang dijadwalkan segera memasuki pasar otomotif Indonesia. CEO Lepas, Zai Xiaobing, menyatakan bahwa peluncuran dua model Battery Electric Vehicle (BEV) pertama ini merupakan pilar utama dalam strategi energi baru global perusahaan.

Model Lepas E4 hadir dengan motor listrik bertenaga 160 kW atau setara 214,5 dk dan mengusung rancang bangun LEX Platform terbaru. Struktur ini diklaim mampu meningkatkan efisiensi energi serta memberikan ruang kabin yang lebih luas bagi penumpang. Dengan daya tempuh mencapai 500 kilometer dalam sekali pengisian daya, Lepas E4 diposisikan untuk bersaing di segmen SUV crossover listrik premium yang sedang berkembang pesat.

Raksasa teknologi Xiaomi juga meluncurkan generasi terbaru sedan listrik SU7 yang membawa peningkatan signifikan pada sektor performa dan teknologi. Varian Pro kini memiliki jarak tempuh hingga 902 kilometer berdasarkan standar CLTC, sementara varian Max dibekali arsitektur 897V untuk pengisian daya ultra-cepat. Di pasar China, Xiaomi membanderol lini terbaru ini dengan kisaran harga mulai dari 229.900 yuan hingga 309.900 yuan.

Produsen BYD turut memperbarui lini produknya dengan memperkenalkan model Seagull 2026 yang kini dilengkapi dengan sensor LiDAR untuk pertama kalinya di segmen mobil listrik terjangkau. Teknologi ini memungkinkan fitur bantuan pengemudi yang lebih canggih dan presisi guna meningkatkan standar keamanan berkendara. Model hatchback kompak ini juga mencatatkan peningkatan kapasitas baterai yang mampu menunjang jarak tempuh hingga 505 kilometer.

Di dalam negeri, pemerintah Indonesia melaporkan sembilan merek otomotif global telah berkomitmen untuk memulai produksi lokal pada tahun 2026 guna memperkuat ekosistem industri domestik. Deputi Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi, Rachmat Kaimuddin, mengonfirmasi bahwa merek seperti BYD, Geely, dan VinFast akan merakit unit di Indonesia untuk mematuhi aturan konten lokal. Langkah strategis ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap kendaraan listrik melalui harga yang lebih kompetitif.